Beberapa hal yang sangat menarik, mungkin bisa saja hal tersebut sudah pernah anda lakoni, akan tetapi sedikit yang coba memaknai nya, apakah terlalu aksi dengan kehidupan sendiri atau memang keberadaan orang sekitar yang tidak berpengaruh langsung terhadap kita hingga Sangat mudah untuk terlewatkan. Padahal ada nya yang hal menarik juga penting sesekali untuk dicermati, penting atau tidak, bagaimana cara anda dalam berfikir untuk menempatkan kepentingan tersebut.

*Seperti biasa sore itu mereka masih sama seperti biasanya, dengan mengendarai sepeda motor sepasang suami istri menuju 🏠 (rumah) mereka, selepas dari menjali rutinitas sebagai karyawan biasa. Mereka selalu bercerita perihal apapun yang mereka lakukan di kantor masing-masing, tampak seperti suasana yang tidak ada bedanya, dan hal tersebut seperti sudah biasa dilakukan, membangun sebuah komunikasi yang intensif itu hal terkecil untuk tetap bisa tetap mempertahankan rasa pengertian dan keterbukaan.
Sore ini seperti nya mendung, berharap bisa sampai kerumah bukan tepat waktu, kalau bisa sebelum hujan mulai turun, "dalam percakapan tersebut".
Dari kejauhan terlihat seorang pria yang sedang membagikan selebaran kepada pengguna jalan, ada yang mengambil selembar tersebut ada juga yang melewati begitu saja, dengan penuh ramah tamah nya satu persatu selebaran itu berkurang dari genggaman tangan.
Motor pasang tersebut mulai mendekati dan akan melewati seorang pria tadi, lalu sesampainya sepasang pengendara tersebut dihadapan seorang pria tadi, mereka berhenti dan secara sengaja meminta selebaran tersebut dan menyimpannya di kap sayap motor nya, mereka melanjutkan perjalanan.
Sang istri bertanya, kenapa selebaran itu diambil Memang nya mau beli mobil nya?, Keinginan itu ada, mungkin belum saat ini, jawab sang suami.
"Ada dua hal yang ingin saya sampaikan, lanjut sang suami, pertama mudah-mudahan keinginan itu bersama terwujud, kedua lebih penting lagi, meskipun saat ini bagi saya belum memungkinkan untuk memiliki nya, setidaknya saya sudah memberikan sebuah harapan pada sales tadi. " Mereka tentu bekerja mengharapkan banyak hal, itu ada kesamaan mungkin salah satunya, yang paling mendasar tentu kebutuhan pokok keluarga nya, dengan saya mengambil selembaran yang ia bagikan setidaknya harapan besar itu masih ada, sapa tau ada yang mau membeli mobil yang ia jual, karena seperti nya banyak orang yang antusias mengambil selembaran tersebut.
Dengan berjam-jam ia berdiri dipinggir jalan itu masih terselimut semangat yang besar, mungkin bukan kita yang akan membeli mobil dia untuk saat ini, tapi dengan ia masih memiliki keyakinan itu tentu akan menjadi pompa penyemangat tersebut untuk dia tidak berhenti dalam pekerjaan nya. Karena yang paling penting semangat dan harapan tersebut pada waktu nya akan berbuah manis. Akan tetapi seketika ia berhenti dari apa yang sudah ia upaya kan saat ini maka pupus sudah harapan tersebut, bisa saja yang datang hanya sebuah penyesalan dan rasa pesimis nya saja.
Setidaknya kita masih bisa melihat kegigihan dia esok sore untuk tidak berhenti untuk mencapai semua kebutuhan dan keinginan. Hal sederhana sapa tau berdampak besar.
Toh... Juga gak rugi kan membawa selembaran ini sampai kerumah, dia juga telah memberikan sebuah lukisan indah untuk kita bisa meraih apa yang ada dilukiskan ini.
*Seperti biasa sore itu mereka masih sama seperti biasanya, dengan mengendarai sepeda motor sepasang suami istri menuju 🏠 (rumah) mereka, selepas dari menjali rutinitas sebagai karyawan biasa. Mereka selalu bercerita perihal apapun yang mereka lakukan di kantor masing-masing, tampak seperti suasana yang tidak ada bedanya, dan hal tersebut seperti sudah biasa dilakukan, membangun sebuah komunikasi yang intensif itu hal terkecil untuk tetap bisa tetap mempertahankan rasa pengertian dan keterbukaan.
Sore ini seperti nya mendung, berharap bisa sampai kerumah bukan tepat waktu, kalau bisa sebelum hujan mulai turun, "dalam percakapan tersebut".
Dari kejauhan terlihat seorang pria yang sedang membagikan selebaran kepada pengguna jalan, ada yang mengambil selembar tersebut ada juga yang melewati begitu saja, dengan penuh ramah tamah nya satu persatu selebaran itu berkurang dari genggaman tangan.
Motor pasang tersebut mulai mendekati dan akan melewati seorang pria tadi, lalu sesampainya sepasang pengendara tersebut dihadapan seorang pria tadi, mereka berhenti dan secara sengaja meminta selebaran tersebut dan menyimpannya di kap sayap motor nya, mereka melanjutkan perjalanan.
Sang istri bertanya, kenapa selebaran itu diambil Memang nya mau beli mobil nya?, Keinginan itu ada, mungkin belum saat ini, jawab sang suami.
"Ada dua hal yang ingin saya sampaikan, lanjut sang suami, pertama mudah-mudahan keinginan itu bersama terwujud, kedua lebih penting lagi, meskipun saat ini bagi saya belum memungkinkan untuk memiliki nya, setidaknya saya sudah memberikan sebuah harapan pada sales tadi. " Mereka tentu bekerja mengharapkan banyak hal, itu ada kesamaan mungkin salah satunya, yang paling mendasar tentu kebutuhan pokok keluarga nya, dengan saya mengambil selembaran yang ia bagikan setidaknya harapan besar itu masih ada, sapa tau ada yang mau membeli mobil yang ia jual, karena seperti nya banyak orang yang antusias mengambil selembaran tersebut.
Dengan berjam-jam ia berdiri dipinggir jalan itu masih terselimut semangat yang besar, mungkin bukan kita yang akan membeli mobil dia untuk saat ini, tapi dengan ia masih memiliki keyakinan itu tentu akan menjadi pompa penyemangat tersebut untuk dia tidak berhenti dalam pekerjaan nya. Karena yang paling penting semangat dan harapan tersebut pada waktu nya akan berbuah manis. Akan tetapi seketika ia berhenti dari apa yang sudah ia upaya kan saat ini maka pupus sudah harapan tersebut, bisa saja yang datang hanya sebuah penyesalan dan rasa pesimis nya saja.
Setidaknya kita masih bisa melihat kegigihan dia esok sore untuk tidak berhenti untuk mencapai semua kebutuhan dan keinginan. Hal sederhana sapa tau berdampak besar.
Toh... Juga gak rugi kan membawa selembaran ini sampai kerumah, dia juga telah memberikan sebuah lukisan indah untuk kita bisa meraih apa yang ada dilukiskan ini.

0 comments:
Post a Comment