Dayang-Dayang Yang Sayang Dibuang

Ironinya sekarang itu memang terlalu, bagaimana ditidak terlalu, semua hal itu berlaku begitu saja. Hal yang jauh berbeda memang. Hari ini ada hal yang menggelitik terlihat.



Kesengajaan atau memang ketidaktahuan.

Bos : bagaimana semua perkembangan nya.. ? Ada kendala..
cung : ... Beres bos.. lancar...
Bos : Oke.. berarti gak ada kendala ya.., tapi sebenarnya isaya mengumpulkan Anda semua ini karena ada laporan, bahwa beberapa pekerjaan kita mendapatkan laporan ada yang tidak beres.

Cung : tenang bos nanti kami bereskan, .....

........... Ya itu lah si cung, yang bisanya beres dan siap pak, siap bos. Tapi giliran kerjaan nya gak ada yang beres, ngekor aja itulah sang cung penjilat.

Mendengar semua hal itu, ajin hanya bisa diam dan mendengarkan ocehansi cung.

Bos : ajin, bagaimana ada yang mau ditambahin, ?

Ajin : saya rasa cukup dengan pengarahan tadi bos, kami akan bereskan persoalan yang menjadi catatan tersebut.

Begitulah ajin, yang sebenarnya lebih menonjol dan bekerja secara profesionalitas, Namun hanya bagian dari bumbu kebijakan, kedekatan secara kekerabatan masih sangat kental dalam sistem pemerintahan suatu atasan, maka sangat jelas tidak mampuqn seorang pemimpin.

" Apakah Anda bagian yang merasa kan hal demikian dikantor Anda. Bos bego yang hanya butuh anak buah yang bisa menjadi cctv saja. Bukan untuk bekerja sesungguhnya serta bertanggung jawab atas pekerjaan tersebut".

Mulai sekarang pasang jangan remehkan mereka yang bekerja. Karena mereka yang membantu Anda selama ini. Untuk karier maupun pendapat Anda hari ini. Bos bego.. good bye.

0 comments:

Post a Comment